Category: Blog

Bagaimana Masalah SARA Masih Jadi Isu Serius Di Dunia

Bagaimana Masalah SARA Masih Jadi Isu Serius Di Dunia – Bukan hanya di Indonesia, masalah SARA masih jadi problema dunia yang sulit dihilangkan. Kebencian Ras meskipun jadi masalah sensitif, seolah mengalir dari darah, padahal tidak demikian. Kebencian ini tercipta saat negara gagal mendidik warganya. Saat seorang mantan menteri Rizal Ramli menyebut ekonomi cina menguasai Indonesia, tampak jelas dari sana upaya diskredit terhadap mereka yang keturunan Cina daratan. Faktanya tidak demikian. Faktanya Cina hanya sedikit nilai investasinya di Indonesia. Namun jika Rizal Ramli langsung menyudutkan ras tertentu tidak merujuk pada negara, maka jelas dia telah melanggar UU Diskriminasi Ras.

Tapi apa itu ras dan rasisme? Sebuah ras adalah sekelompok orang yang berasal dari latar belakang yang sama, dan kelompok itu umumnya ditentukan berdasarkan warna kulit. Umumnya, tetapi tidak selalu, orang dikategorikan ke dalam satu dari lima ras: Putih, Hitam, Latin atau Hispanik, Asia, dan Pribumi. Maka rasisme, adalah diskriminasi atau prasangka seseorang atau suatu kelompok berdasarkan pada kelompok ras yang dia prasangkakan, meskipun tidak selalu sesederhana itu.

Istilah ini sebenarnya digunakan dalam berbagai cara kita sebut saja di sini :

1. Supremasi. Keyakinan, merasa ada ras yang lebih unggul dari semua ras lain, misal supremasi ras kulit putih.
2. Terhegemoni. Kebalikan dari supremasi adalah terhegemoni. Merasa tidak berdaya kepada unggulnya ras lain sehingga muncul kedengkian dan kebencian.
3. Diskriminasi kepercayaan. Kata itu mungkin merujuk pada gagasan dalam kitab yang disucikan, bahwa satu ras entah bagaimana lebih murni daripada ras lain, atau bahwa satu ras secara genetik menunjukkan dominasi atas ras lain.

Rasisme dapat digunakan untuk merujuk pada prasangka berdasarkan ras terhadap satu orang atau sekelompok orang; itu dapat diekspresikan baik secara terang-terangan atau halus. Ekspresi berlebihan paling mudah untuk diidentifikasi; cukup sederhana bisa dilihat langsung, misalkan untuk melihat bahwa opini warga keturunan Arab di Indonesia terhadap keturunan china, atau orang padang terhadap orang keturunan China cenderung penuh prasangka.

Banyak masalah dapat dikutip sehubungan dengan rasisme, satu hasil dari generalisasi berlebihan yang dibuat dalam pengelompokan ras. Kelompok Asia Timur, misalnya, disamaratakan, padahal ada beda jelas antara orang Melayu, Taiwan, Korea, Vietnam, Jepang, Cina, dan Thailand. Kegagalan untuk memahami perbedaan antara nilai-nilai budaya Korea dan Vietnam pada umumnya, dapat dicirikan sebagai rasis yang halus.

Ada asumsi yang melekat bahwa semua orang Asia harus sama, orang Eropa semuanya mirip. Ras Bengali kelakuannya sama saja. Prasangka itu menyederhankan, mengapa tidak ada sedikit pun pengakuan bahwa orang-orang dalam kelompok berbeda ini berasal dari negara dan budaya yang sangat beragam. Hal yang sama berlaku untuk ras Hispanik, sebuah kelompok yang berbagi keturunan dengan orang Eropa dengan berbagai penduduk asli Amerika Latin. Dengan asumsi bahwa orang Asia yang menjadi anggota https://homebet88.online semuanya adalah orang Cina atau orang Hispanik semuanya dan Meksiko dapat dikategorikan sebagai rasis.

Di Indonesia malah berlaku kebalikannya, bahwa orang Jepang diakui orang Jepang, orang Korea diakui orang Korea, mereka tidak dibenci, malah dibaguskan, tidak seperti halnya orang keturunan asal Hoakiau atau Hokkien yang telah turun temurun berbagi nasib dengan keturunan melayu di negeri ini. Beberapa pendapat menyebutkan bahwa praktik klasifikasi ras dapat lebih jauh memecah belah orang, daripada membantu bisa tumbuh stereotip tentang suatu kelompok. Undang-undang menentang rasisme baru ada setelah 70 tahun merdeka.

Hal Sensitif Pria yang Sebaiknya Tidak Disinggung Ketika Hidup Bermasyarakat

Hal Sensitif Pria yang Sebaiknya Tidak Disinggung Ketika Hidup Bermasyarakat – Hal-hal sensitif kerap kali dinilai hanya dapat dimiliki oleh kaum hawa saja. Padahal nyatanya, kaum pria pun memiliki hal sensitif yang sebaiknya tidak perlu kita bahas ketika berhadapan dengan pria tersebut. Apalagi jika kita ingin hidup di tengah masyarakat dengan baik, hal sensitif pria sebaiknya tidak kita sebutkan dengan mudah. Menurut penelitian yang dilakukan pada tahun 2014 lalu, pria memiliki ransangan emosional yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan wanita. Namun, kaum pria sangat baik dalam menjaga perasaannya ketimbang wanita. Untuk menyesuaikan diri terhadap tekanan sosial yang dialaminya, pria akan menyembunyikan perasaannya dengan baik. Kaum pria berjuang untuk menemukan perasaan putus asanya di dalam kehidupan dan mencoba untuk mendapatkan peluang ketika akan meluapkan perasaan yang sebenarnya. Karena merupakan makhluk sosial, kita tidak boleh membeda-bedakan jenis kelamin ketika menjalin hubungan di tengah masyarakat. Karena itulah, kita sebaiknya mengetahui hal sensitif pria apa saja yang sebaiknya tidak kita singgung.

Tubuh merupakan hal sensitif pria pertama yang sebaiknya tidak kita singgung. Di dalam kehidupan sosial masyarakat, kaum pria saat ini memiliki standar kecantikan tersendiri. Banyak pria yang merasa khawatir ketika berat badan mereka mengalami peningkatan. Jika kejadian tersebut merupakan fenomena yang baru bagi dirinya, kaum pria akan sulit untuk menghadapi situasi peningkatan berat badan. Guna mengatasinya, para pria membutuhkan pujian dari orang lain. Jika kita ingin hidup bermasyarakat dengan baik, kita dapat menghindari pembahasan mengenai bentuk tubuh yang kaum pria miliki. Tidak hanya akan berdampak pada kehidupan sosial, tidak menyinggung tubuh orang lain membuat orang tersebut merasa percaya diri untuk hidup di tengah masyarakat.

Selain tubuh, hal sensitif lainnya yang tidak perlu kita singgung ketika berhadapan dengan seorang pria adalah pembahasan mengenai keluarga dan teman-temannya. Jika kita ingin hidup bermasyarakat dengan baik, kita tidak boleh mencela atau mengatakan hal-hal buruk mengenai keluarga dan teman dari seorang pria. Keluarga dan teman menjadi hal sensitif yang tidak boleh kita singgung dengan mudahnya. Seorang pria sangat menghormati hubungannya dengan teman dan keluarga. Ketika kita mencela atau mengungkapkan hal buruk mengenai teman dan keluarga, kita tidak dapat menjalin hubungan yang baik dengan pria tersebut. Kehidupan sosial masyarakat akan terganggu ketika kita menyinggung keluarga dan teman dengan hal-hal yang buruk. Kita juga harus menghindari pembahasan mengenai jabatan yang pria miliki di pekerjaannya. Sebagian pria menilai bahwa harga diri yang mereka miliki terkait dengan karir yang mereka miliki.

Topik sensitif pria yang patut kita hindari lainnya adalah pembahasan mengenai gaji. Pembahasan mengenai gaji sebenarnya tidak hanya merupakan hal sensitif bagi pria namun juga bagi wanita. Masalah mengenai gaji tidak lazim disebarluaskan kepada orang lain. Dalam menjalankan hidup bermasyarakat dengan baik, kita harus menghargai kontribusi orang lain. Dengan hal tersebut, kita dapat mengetahui betapa hebatnya seseorang tanpa harus memandang seberapa besar gaji yang mereka miliki. Pembahasan mengenai pandangan seorang pria dalam menilai hal-hal tertentu juga tidak boleh kita singgung. Perbedaan pandangan dapat mempengaruhi hubungan kita dengan orang lain di kehidupan bermasyarakat. Jika seorang pria memiliki pemandangan yang berbeda dengan kita, kita hanya perlu menghormatinya dan tidak boleh untuk menghinda atau memandang remeh pandangan mereka. Dengan begitu, kehidupan masyarakat sosial dapat terjaga dan berjalan dengan baik.

Topik Sensitif di Kehidupan Sosial yang Perlu Diketahui Sejak Dini

Topik Sensitif di Kehidupan Sosial yang Perlu Diketahui Sejak Dini – Sebagai makhluk sosial, kita dituntut untuk memiliki hubungan yang baik dengan orang lain. Saling menghormati dan menghargai orang lain menjadi salah satu bentuk perilaku yang dapat menjaga hubungan harmonis dengan orang lain. Kita juga harus memperhatikan perasaan orang lain ketika berperilaku sehingga tidak menimbulkan kesalahpahaman atau perselisihan. Karena hal inilah, kita harus mengetahui topik sensitif apa saja yang perlu kita hindari ketika hidup di tengah masyarakat agar tidak menimbulkan masalah yang tidak diinginkan. Topik-topik sensitif tersebut sebaiknya kita ketahui sejak dini sehingga kehidupan di tengah masyarakat dapat berjalan dengan semestinya. Topik sensitif pertama yang perlu kita ketahui sejak dini adalah seksualitas. Topik tersebut menjadi topik yang sensitif di tanah air dan sulit untuk dijelaskan kepada anak-anak. Padahal jika kita telusuri lebih lanjut, banyak kasus kekerasan anak dibawah umur yang terjadi dimana anak tidak mengetahui hal apa yang terjadi pada dirinya.

Tidak hanya seksualitas, topik sensitif lainnya yang wajib kita ketahui sejak dini adalah pembahasan mengenai perbedaan ras dan agama. Sudah bukan menjadi rahasia lagi bahwa Indonesia merupakan negara yang terdiri dari agama, suku dan budaya yang berbeda. Bagi mereka yang tidak mengenal keaneragaman budaya dan agama akan memiliki pemikiran yang sempit sehingga mudah terpancing emosinya. Mereka akan menilai bahwa agama dan budaya tertentu memiliki kelebihan tertentu daripada agama dan budaya yang lainnya. Padahal, setiap budaya memiliki kelebihan dan kelemahannya sendiri. Dengan mengetahui perbedaan ras dan agama yang berbeda, kita dapat melahirkan rasa saling menghargai dan toleransi akan perbedaan. Cara inilah yang nantinya dapat membantu kita dalam hidup bermasyarakat dengan baik.

Keuangan menjadi topik sensitif lainnya yang sebaiknya tidak diumbar-umbar dalam kehidupan bermasyarakat. Atas nama harga diri, kita tidak boleh membahas hal-hal yang berkaitan dengan finansial kepada orang lain. Ketika kita mengumbar-umbar akan pendapatan dan finansial yang kita miliki, secara tidak langsung kita melakukan tindakan pamer kepada orang lain. Tindakan pamer harta atau keuangan kepada orang lain tentunya bukanlah hal yang baik. Tidak hanya dapat membuat orang lain menilai bahwa kita orang yang tinggi hati, pamer keuangan dapat memancing tindakan kejahatan. Pamer keuangan dapat memicu orang lain untuk melakukan pencurian dan pemerasan dari harta yang kita miliki. Orang tersebut menilai bahwa kita banyak uang dan sanggup untuk memenuhi segala jenis permintaan yang mereka inginkan. Hal inilah yang membuat kita harus mengenal topik sensitif mengenai keuangan agar dapat menghindari hal-hal yang merugi dan tidak diinginkan.

Hidup bermasyarakat mengharuskan kita untuk menjunjung tinggi kesopanan. Kesopanan bahkan menjadi topik sensitif di masyarakat yang harus kita kuasai sejak dini. Dengan pemahaman mengenai kesopanan, kita dapat melakukan tindakan-tindakan positif kepada orang lain. Saling menghargai, memaafkan dan menerapkan kesopanan kepada orang lain harus dibina sejak kecil sehingga kita dapat hidup di tengah masyarakat sosial dengan baik. Karena merupakan topik yang sensitif, kesopanan umumnya diberikan sejak kita masih kecil. Pemahaman mengenai kesopanan akan kita kuasai dengan sendirinya seiring berjalannya waktu. Kita dapat melakukan hal-hal baik di tengah masyarakat tanpa harus menyinggung orang lain akibat pemahaman mengenai ilmu kesopanan yang kita ketahui sejak dini. Dengan pemahaman akan topik sensitif di kehidupan masyarakat, menjalankan kehidupan dengan mudah dapat kita lakukan nantinya.

Do NOT follow this link or you will be banned from the site!