Topik Sensitif di Sosial Media yang Perlu Dihindari

Aug 8, 2020 Blog, Informasi, Komunitas

Topik Sensitif di Sosial Media yang Perlu Dihindari

Topik Sensitif di Sosial Media yang Perlu Dihindari – Di era yang serba canggih sekarang ini, media sosial nampaknya menjadi bagian hidup bagi banyak orang. Setiap harinya, kita dapat mengetahui beragam jenis aktifitas orang lain melalui media sosial. Dengan media sosial pula, trend terbaru dan berita viral yang sedang banyak dibicarakan saat ini dapat kita ketahui dengan mudah. Meskipun memberikan kemudahan dalam segala bidang, media sosial nyatanya tidak selalu memberikan dampak positif bagi para penggunanya. Kita kerap kali dapat menemukan tanggapan atau pesan provokatif dari orang lain yang dapat menjatuhi pemilik media sosial. Sebagai manusia yang hidup bermasyarakat, kita tentunya mengetahui dengan baik bahwa pesan profokatif dapat merugikan orang lain. Mereka yang mendapatkan pesan tersebut akan merasa berkecil hati, stress dan dapat menyebabkan kematian ketika penerima pesan tidak dapat menerima tanggapan akan dirinya.

Sudah saatnya bagi kita untuk berubah. Kita dapat memperbaiki diri di kehidupan sosial jika mampu menghindari hal-hal sensitif yang kerap kali dijadikan pembahasan di media sosial. Salah satu topik sensitif yang dibahas di media sosial dan dapat mempengaruhi kehidupan masyarakat adalah pembahasan mengenai penyebaran ajaran kebencian. Ajaran kebencian tersebut dapat berisikan penghinaan akan agama, ras, orang terkenal, suku dan hal lainnya. Jika melihat topik yang sensitif ini, kita dapat melihat bahwa ada banyak pengguna media sosial yang membahas ajaran kebencian atau permusuhan akan hal-hal tertentu. Pencemaran nama baik bahkan menjadi salah satu ajaran kebencian yang banyak terjadi di kehidupan masyarakat saat ini. Ketika korban pencemaran nama baik tidak menerima perlakuan yang ia terima, korban pencemaran nama bisa melaporkan kasusnya secara online melalui https://www.mdsbet.com yang melayani laporan pencemaran baik, ujaran kebencian dll yang bisa dijerat dengan pasal UU ITE yang mengatur pencemaran nama baik di medsos atau media sosial.

Tidak hanya penyebaran ajaran kebencian, hal sensitif lainnya yang kerap kali di bahas di media sosial dan berdampak pada kehidupan sosial adalah body shaming. Body shaming menjadi salah satu bentuk bully yang dilakukan berdasarkan fisik seseorang. Rata-rata pelaku dari topik yang sensitif ini adalah kaum hawa. Untuk korbannya sendiri, para tokoh terkenalah yang menjadi korban body shaming. Kadang kala, body shaming dijadikan bahan candaan semata. Sayangnya, tidak semua orang menilai bahwa body shaming merupakan candaan yang mudah dimaafkan. Para korban pada umumnya merasa malu dengan pembulian terhadap bagian tubuh yang mereka miliki. Jika body shaming terus-terusan ditujukan kepada orang tertentu, orang tersebut nantinya akan merasa malu dan marah terhadap komentar yang ditujukan kepadanya. Tergolong merendahkan orang lain, body shaming menjadi topik sensitif yang sebaiknya dihindari ketika kita menggunakan media sosial.

Topik sensitif di kehidupan masyarakat yang muncul di media sosial lainnya adalah pamer kekayaan. Postingan mengenai kekayaan sebenarnya tidak akan merugikan orang lain. Meskipun begitu, memamerkan kekayaan di media sosial dapat menimbulkan masalah jika dilakukan secara berlebihan. Ada banyak kasus yang terjadi, pengguna media sosial yang memamerkan kekayaannya di media sosial dapat mendatangkan pembulian dari orang lain. Mereka menilai bahwa orang yang memamerkan kekayaan melakukan tindakan yang kurang pantas untuk diumumkan. Ketika kita mengunggah sesuatu yang terlihat tak biasa, kita akan mendapatkan perhatian dari orang-orang yang menggunakan media sosial. Jika kita tidak tahan akan komentar yang diberikan oleh orang lain, ada permasalahan yang akan kita hadapi nantinya. Karena itulah, penting bagi kita untuk menghindari topik sensitif di media sosial.

By higsens

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Do NOT follow this link or you will be banned from the site!